Senin, 26 Desember 2011

Diriku Tak Semanis Isi Combro...

Saat aku goreng combro yangg dalemnya ada gulanya,ternyata meletus dan gulanya keluar bercampur dengan genangan minyak.Ternyata efek dari minyak yang bercampur dengan gula tadi membuat combro agak gosong, beda dengan menggunakan minyak yang tidak bercampur dengan gula,combronya cantik sekali..

Gemblungku keluar dan memberikan kesimpulan bahwa:
memaniskan sikap yang berlebihan sama halnya minyak yang bercampur dengan gula.saat minyak itu benar-benar minyak maka gorengannya bguas, tapi saat kecampur gula malah tak bagus..Saat kita tampil apa adanya orang akan memandang kita baik adanya, tapi saat kita membumbui dengan memaniskan sikap kita padahal hati kita tak semanis yang kita ucapkan, maka pandangan orang lain kepada kita tentu malah memberi kesan yg tidak baik..

Untuk itulah saya lebih suka dengan sosok gemblung daripada sosok romantis yang so sweet takut cintaku gosong,wkwkwk
#taksekedargemblung#LCG

Kamis, 22 Desember 2011

Bulan Purnama Terakhir Untuk Kita


Saat bulan benderang dengan sinarnya..
Hatiku tergolek dipangkuan angin semilir di malam ini..
Sejenak teringat dirimu dalam lamunanku yang panjang..
Sekitar beberapa bulan yang lalu...
Bus antar kota memisahkanku denganmu..
Dalam perpisahan ada senyum bahagia dan duka kecil karena kita kembali terpisah..
Dan Saat tangan kita berjabat hanya doa yang kita panjatkan semoga kita selau sedekat ini..
Tak terpisah lagi, tanpa jarak, tanpa waktu..
Kupandang laut malam itu dengan tarian ombak..
Diiringi angin Yang Membawa suasana hati  kita...
Dan  mengabarkannya kepada daun-daun...
Yang ikut tersenyum bahagia melihat kita...   
Namun saat matahari terbit, aku mencarimu tapi ternyata...
 Angin membawa kau berlalu...
Hanya kicauan burung yang mengabarkanku bahwa kau telah pergi..
Angin, Ombak, Daun, Bulan Purnama di malam ini adalah terakhir untuk kita...
Saat aku menatap bulan purnama itu kembali, ku harap kau benar-benar pergi..
Karena bulan purnama dimalam ini tak punya bayangmu untuk Ku tatap lagi...

Akhir Tahun 2011, Disudut Kota Boyolali
Lina Cah Gemblung

Jumat, 09 Desember 2011

Ketika Aku Jatuh Cinta...

Cinta adalah anugerah yang suci dari Tuhan kepada kita, mencintai kepada Tuhannya, orang tuanya atau pasangan hidupnya...
Ketika putus cinta seakan kita menutup hati kita untuk selamanya, seakan kita tidak mau jatuh cinta lagi, jangan salahkan hati kita yang mudah jatuh cinta karena jatuh cinta adalah anugerah, namun saat jatuh cinta kita juga harus mampu mengendalikan diri agar kita tidak terjerumus dalam lembah kenistaan, sesungguhnnya cinta yang dijaga, yang dihormati menimbulkan efek yang luar biasa bagi mereka yang saling mencintai, kasih sayang dari cinta membuat diri kita bahagia, semangat dan menjadi lebih baik...
Namun pasang surut cinta itu pasti ada, sebuah penryataan Ada Pertemuan Pasti Ada Perpisahaan, Ingatlah itu karena di dunia ini hanya sementara termasuk cinta. Cinta abadi hanya sebuah ungkapan, segala di dunia ini tak ada yang abadi jadi jangan terlalu lebay mengatakan Cintaku abadi untukmu...karena maut adalah pembatas cinta kita kepada seseorang atau harta benda atau segalanya di dunia ...
Saat jatuh cinta yang harus selalu kita ingat adalah Segala sesuatu hanya titipan, ketika kita putus cinta dan kemudian jatuh cinta lagi sadarlah  Semua ini pun akan berlalu, untuk itu Cintailah sewajarnya...Jagalah Cinta...Semoga kedamaian hati kita dan hatinya selalu terjaga dalam cinta yang suci,,,jadilah pribadi yang penuh cinta karena hidup penuh cinta membuat hidup penuh warna, bahagia dengan sesama... 
Lina Cah Gemblung; Memetik buah di setiap pohon masalah..

Rabu, 07 Desember 2011

JAM KARET

Sebuah jam yang berasal dari karet yang dimiliki oleh seseorang sangat bermanfaat untuk memberikan  informasi waktu bagi penggunaannya, namun ketika “Jam Karet” menjadi kebiasaan para pembuat jadwal ini sangat ironi mereka yang menentukan mereka yang mengingkari. Penangguhan waktu untuk persiapan atau waktu tenggang sangat penting namun, apakah ketika hal itu sudah dilaksanakan masih adakah perhitungan lagi? Dan parahnya Jam karet telah mendarah daging terutama pada kelompok organisasi atau personil organisasi.
Sebuah realita : Acara dalam undangan jam 08.00 seorang yang sering mengikuti acara  datang jam 9 dan orang awam yang notabene menghargai pembuat undangan,  datang jam 07.30 dengan alasan supaya tidak telat Dan alhasil acara dimulai pukul 09.00 sehingga orang umum tersebut merasa kesal,terlontarlah Dasar Indonesia...Jam Karet...
Sekilas jam karet merupakan kebiasaan yang membudidaya di kalangan manapun, kecuali Organisasi Disiplin seperti AD, AU, AL yang notabene Disiplin tinggi. Jam Karet adalah kebiasaan yang seharusnya dihilangkan bukan dibudayakan. Kenyataan lain seorang muslim ternyata juga membudidayakan Jam Karet,  shalat Dhuhur yang seharusnya jam 12.00 kita molorkan jam 14.00,  wah tak menyangka ya Jam Karet sudah melekat pada diri kita?? Lebih-lebih kadang kita rela kehabisan waktu karena jam karet..
Waktu adalah hidup, manfaatkan waktu dengan baik...sebelum kita menyesal karena kehabisan waktu...
Lina Cah Gemblung; Ruang Kelas SMK N 1 BOYOLALI